Nuansa Khidmat dan Penuh Makna Warnai Lailatul Milad-Khatm TPA Sahabat Karib Sampit
Nuansa Khidmat dan Penuh Makna Warnai Lailatul Milad-Khatm TPA Sahabat Karib Sampit
NUNEWS.SAMPIT - Nuansa khidmat dan penuh makna mewarnai pelaksanaan Lailatul Milad-Khatm dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah yang digelar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bersama Majelis Sholawat Sahabat Karib Sampit. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Jalan Jeruk I, Gang Rambutan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (10/1/2026).
Acara keagamaan ini dihadiri Kepala TPQ Asmadi, Ketua Yayasan TPA Sahabat Karib Sriyosso, para santri TPA, pengurus Majelis Sholawat Sahabat Karib, tokoh agama, serta masyarakat sekitar yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi, dilanjutkan penampilan santri TPA, khataman Al-Qur’an, pembacaan Mahallul Qiyam, doa bersama, serta tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Kiai Agus Habibullah dari Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Lantunan Maulid Habsyi yang diiringi tarian sufi turut menambah kekhusyukan dan keindahan suasana.
Ketua Panitia, Ustaz Fazar, menjelaskan bahwa kegiatan Lailatul Milad-Khatm ini merupakan ungkapan rasa syukur atas keberhasilan para santri yang telah menyelesaikan pembacaan 30 juz Al-Qur’an.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini, serta kepada para tamu undangan yang berkenan hadir. Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan TPA Sahabat Karib, Sriyosso, menuturkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi peringatan hari besar Islam, tetapi juga sarana pembinaan spiritual bagi santri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan Rasulullah SAW, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat membentuk generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga doa yang dipanjatkan secara berjamaah ini menjadi sebab turunnya rahmat Allah SWT dan dikabulkannya hajat, khususnya bagi kesuksesan anak-anak dan kemajuan Yayasan Sahabat Karib agar semakin menebarkan manfaat,” ungkapnya.
Dalam tausiahnya, Kiai Agus Habibullah menekankan pentingnya memuliakan Al-Qur’an dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi harus dijadikan pedoman hidup. Mudah-mudahan anak-anak kita dan keluarga kita senantiasa diberi kecintaan kepada Al-Qur’an dan Rasulullah SAW,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan jamaah agar senantiasa menyadari keterbatasan manusia sebagai makhluk Allah SWT.
“Kita tidak memiliki apa-apa dan tidak bisa berbuat apa-apa tanpa pertolongan Allah SWT. Alhamdulillah, dengan cinta kasih Allah dan Rasulullah SAW, kita diberi petunjuk untuk menjalani kehidupan dengan baik,” ujarnya.
Melalui momentum peringatan Isra Mi’raj dan Lailatul Milad-Khatm ini, diharapkan keimanan dan ketakwaan jamaah semakin meningkat, serta Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW menjadi landasan utama dalam bersikap dan bertindak di tengah kehidupan bermasyarakat (TIMRED).